Balai Sidang atau JCC?

Ketika hendak membuang plastik bungkus roti ini saya baru sadar, nama resmi utama gedung ini tetap Balai Sidang Jakarta jika merujuk logo. Lalu saya tengok laman situs web. Ternyata penyebutan resmi oleh si empunya properti adalah Balai Sidang Jakarta Convention Center. URL-nya sih lebih mudah diingat dan diketik, menggunakan domain JCC. Saya pernah dibilang jadul…

Hadiah pintu dari Dispenda Bogor

Bayar pajak itu kewajiban. Aneh juga kalau disediakan door prize bagi pengudap kedai yang memasukkan setruk pembayaran makanan dan pajak restoran. Belum jelas apa hadiahnya. Bukan pintu sih.

Sabun cair kasturi

Sudah lama saya tak mendengar atau membaca kata kasturi. Membaca jenis sabun cair ini ingatan saya ke buku-buku lama yang saya baca waktu kecil. Apakah mayoritas konsumen sasaran produk ini juga paham kasturi?

Hanya bersalaman tanpa foto

Maksud penyelenggara pesta pernikahan supaya salaman berlangsung cepat, tak bikin pengantre kecapaian. Tapi tetap saja ada yang selfie eh wefie bersama pengantin. Yah gimana lagi, udah dateng dari jauh, sekian tahun nggak ketemu, masa sih nggak ada dokumentasi. Tapi gimana kalo ada puluhan tamu begitu?

Memadukan daun alami dan daun plastik

Yang penting hijau. Terkesan segar. Daripada cuma lembaran plastik penutup pagar kan? Sulit ya membedakan? Yang hijau muda itu plastik, mirip daun anggur. Yang hijau tua entah daun apa itu alami. Pagar pergola bedaun ini memisahkan sisa halaman yang memepet trotoar dan teras berisi meja makan.

Kuaci klasik yang bertahan

Saya menyangka dengan masuknya kuaci impor, dari biji bunga matahari, maka kuaci lokal kemasan, dari biji semangka, hanya bisa didapat dalam bentuk curah, untuk rumah duka. Ternyata kuaci jadul bikinan Semarang itu masih ada. Ketika masih bocah, saya kerap mencari tahu pabrik kuaci harus mengerahkan berapa orang untuk makan semangka lalu melepeh bijinya. Kemudian biji…