Tabir bening di dinding kaca

Bekas kantor layanan pelanggan sebuah toko daring itu selalu sepi karena kosong. Yang tampak di mata sebagai jejak adalah stiker transparan penutup dinding kaca. Aku salut kepada si desainer entah siapa. Maka aku pun berpikir, apakah jejak visual yang pernah aku buat di tempat lain juga masih ada, minimal berupa foto? Lantas kalau masih ada,…

Waktu dan egoisme kita

Jadwal KRL. Jadwal Transjakarta. Dan jadwal lain termasuk jam mulainya konser ada saja yang tak tepat. Menyangkut waktu, jika dirugikan kita cenderung kesal bahkan marah. Seolah kita — terutama aku — adalah orang yang senantiasa setia kepada waktu seperti Bung Hatta. Begitu setia Hatta kepada waktu sehingga menjelang proklamasi Bung Karno yakin bahwa Hatta akan…

Halte yang sepi

Belum 23.30. Tapi halte ini sepi. Hanya ada aku dan petugas. Padahal halte buka 24 jam karena ada Transjakarta dengan rute 24 jam. Sepi karena mungkin Kamis malam tadi menjelang hari libur Jumat Agung. Kamis kemarin menjadi hari kejepit nasional karena Rabu sebelumnya libur Pemilu 2019. The city never sleeps. Tapi banyak orang butuh tidur,…

De Tjolomadoe semoga rapi selalu

Setahun setelah kompleks itu diresmikan aku baru bisa mampir ke bekas pabrik gula milik Mangkunegaran di Surakarta, Jawa Tengah, itu. Kemasan interior, eksterior, dan lansekap laik medsos. Begitu pula acara di sana semisal pentas jazz. Satu hal yang aku impikan: takkan ada pedagang kaki lima (PKL) dan pengasong di pelataran maupun pinggir jalan di depan…

Dunia dalam dan luar gerbong

Aku selalu membatin apa yang dipikirkan calon penumpang dan saat kereta api tiba? Untuk kereta penglaju (commuter), calon penumpang melihat ke dalam untuk memastikan sesak atau lega. Untuk kereta antarkota, calon penumpang yakin dapat kursi, tapi tetap melihat ke dalam. Tak ada yang membelakangi kereta dalam perlambatan. Lalu apa yang dilihat penumpang dalam gerbong saat…

Salib yang tumbang

Dalam keremangan ruang di bawah tangga gereja tua aku lihat salib kayu berposisi roboh. Mungkin masalah kepraktisan saja dalam penyimpanan. Jika posisi ini terjadi karena kesengajaan pihak di luar gereja, di ruang publik pula, mungkin persoalan menjadi serius karena menyangkut lambang. Sempat terpikir begitu karena masyarakat saat ini gampang tergosok. Bagi sebagian orang, pembelaan terhadap…

Adakah yang salah dengan toko pakaian dalam wanita?

Kadang aku cemas. Jika puritanisme atas nama kesantunan sesuai kebudayaan Indonesia dan lainnya menguat, bisa saja menjadi alasan bagi sebagian orang untuk menentang foto dan maneken pakaian dalam wanita. Jika semua peragaan dengan pose standar itu memantik berahi lelaki, mungkin masalahnya ada di benak lelaki. Tak usah di mal, di pasar pun dagangan berupa pakaian…